Pramono soal Debat Pamungkas Pilkada Jakarta: Awalnya Selow, Ujungnya Lumayan Ngegas
Senin, 18 November 2024 - 07:04 WIB
JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta Nomor Urut 3, Pramono Anung memberikan kesan terhadap pelaksanaan debat pamungkas Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2024) malam. Menurutnya, awal debat agak santai tapi di ujungnya cukup ngegas.
Dalam konferensi pers usai debat, awalnya Pramono mengucapkan terima kasih kepada paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono serta paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana yang telah bersama-sama menjalani rangkaian debat Pilkada Jakarta.
"Kami lihat debat malam ini awalnya selow tapi di ujung lumayan ngegas," kata Pramono dalam jumpa persnya usai pelaksanaan debat ketiga.
Kendati demikian, mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu tak mempermasalahkan jika debat tadi tensinya dinilai cukup meningkat. Yang terpenting, dirinya menganggap pasangan lain tetap sebagai sahabatnya.
"Bagi saya pribadi, pemilihan gubernur ini hanya temporary, sementara saja. Tetapi, pertemanan, persahabatan lebih utama bagi saya dan Bang Doel untuk melihat dan menjaga agar Jakarta ini, menjadi tempat role model baru bagi sebuah pemilihan Gubernur yang kompetitif tetapi berlangsung riang gembira," ujarnya.
Sebagai informasi, debat terakhir Pilkada Jakarta 2024 mengusung tema Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim. Ada enam subtema dalam debat yakni penanganan banjir, penataan pemukiman, penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Kemudian pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.
Dalam konferensi pers usai debat, awalnya Pramono mengucapkan terima kasih kepada paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono serta paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana yang telah bersama-sama menjalani rangkaian debat Pilkada Jakarta.
"Kami lihat debat malam ini awalnya selow tapi di ujung lumayan ngegas," kata Pramono dalam jumpa persnya usai pelaksanaan debat ketiga.
Kendati demikian, mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu tak mempermasalahkan jika debat tadi tensinya dinilai cukup meningkat. Yang terpenting, dirinya menganggap pasangan lain tetap sebagai sahabatnya.
"Bagi saya pribadi, pemilihan gubernur ini hanya temporary, sementara saja. Tetapi, pertemanan, persahabatan lebih utama bagi saya dan Bang Doel untuk melihat dan menjaga agar Jakarta ini, menjadi tempat role model baru bagi sebuah pemilihan Gubernur yang kompetitif tetapi berlangsung riang gembira," ujarnya.
Sebagai informasi, debat terakhir Pilkada Jakarta 2024 mengusung tema Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim. Ada enam subtema dalam debat yakni penanganan banjir, penataan pemukiman, penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Kemudian pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.
Baca Juga
(abd)
tulis komentar anda