alexametrics

Jakarta Selatan Rawan Corona, Bantuan Kecil Dapat Meringankan Warga

loading...
A+ A-
JAKARTA - Jakarta Selatan masih menjadi wilayah kasus terbanyak penyebaran virus Corona (Covid-19). Hal itu membuat Yuke Yurike terpanggil untuk terjun ke lapangan membantu warga.

Perempuan asal Bandung, Jawa Barat itu kebetulan menjadi Ketua DPC PDIP Jakarta Selatan. Menurutnya, kondisi saat ini merupakan awal kasus dan harus dilawan, tapi tetap harus disiplin diri.

"Kalau lihat di lapangan masih banyak petugas ataupun aparat kewalahan. Jadi kita gotong royong saja semampu kita untuk membantu mereka," ujar Yuke, Kamis (2/4/2020).



Ketika terjun ke lapangan, dia tentunya harus percaya diri terlebih dahulu. Jangan sampai kehadirannya justru membawa virus atau malah terkena virus Corona.

Untuk itu, menghindari kerumunan, jaga jarak, asupan bergizi, penggunaan masker, rajin mencuci tangan dan rajin berolahraga menjadi kunci Yuke dan sejumlah relawannya untuk terjun membantu warga.

Mulai dari pembuatan tempat cuci tangan menggunakan kaleng cat, membuat hand sanitizer sendiri, penyemprotan disinfektan, membagikan telur, jamu, vitamin dan lembaran berisi pencegahan diberikan untuk membantu warga.(Baca juga: 70 Rumah Sakit di Jakarta Siap Tangani Pasien Covid-19)

"Kalau alat pelindung diri (APD) atau masker dan hand sanitizer yang kita ada, kita coba bagi kepada yang prioritas karena juga terbatas," ungkapnya.

Perempuan yang juga anggota DPRD DKI Jakarta itu bercerita dalam membantu warga, dirinya tentu tidak ingin melibatkan banyak orang lantaran takut justru malah tidak memutus rantai penyebaran Corona.

Untuk itu, dia selalu berkoordinasi dengan RT/RW setempat dengan tetap mengimbau agar menjaga jarak. "Tim kecil juga kita sebar dan berganti shift dalam membantu masyarakat. Jadi tidak semua tim turun," ujarnya.

Aksi yang dilakukan bersama tim bukannya tidak patuh terhadap imbauan pemerintah, kehadirannya justru bertujuan menyemangati masyarakat dengan bergotong-royong melawan Covid-19.

Yuke yang merupakan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) memprediksi ke depan akan lebih berat lagi pasca pandemi ini khususnya masalah sosial ekonomi.

"Ini kan awal-awal saja dan kecil sekali yang bisa kita lakukan, paling tidak membuka mata semua bahwa banyak yang bisa kita bantu dengan cara masing-masing dan harus gotong-royong," ucapnya.
(jon)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top