Metro

Pelaku penyekapan juga ngaku polisi

Rabu,  18 September 2013  −  10:20 WIB
Pelaku penyekapan juga ngaku polisi
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Penyekapan yang dilakukan di ruko penyedia jasa kemanan, PT Banteng Jaya Mandiri (BJM), di Jalan Hayam Wuruk No 120-D, Taman Sari, Jakarta Barat dilakukan secara sadis. Pelaku kerap mengaku polisi dan mengacung-acungkan pistol untuk menakuti dan memukul korban.

Ahmad Zamani, salah satu korban menuturkan, saat mengalami penyiksaan sejak pekan lalu, para pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian.

"Mereka (pelaku) ngakunya anggota Polisi, mereka juga menodongkan pistol ke arah saya tiap kali mengancam," ujar Ahmad Zamani saat ditemui di Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (18/9/2013).

Dijelaskan Ahmad, sekira 20 orang yang bekerja penyedia jasa kemanan, PT Banteng Jaya Mandiri (BJM) itu. Sebagian besar berbadan kekar dan tegap layaknya postur anggota polisi.

"Kantor itu aktif 24 jam, mereka bergantian memukuli saya, setiap hari saya disiksa," ucap Ahmad.

Sementara itu, Ali Arifin juga nyaris ditembak di Jalan Tol Bekasi. Ia sempat ditodongkan pistol dan dibawa ke ruas Tol Jatiwarna Bekasi, dimana tempat tersebut merupakan tempat pelaku mengeksekusi para korban sebelumnya.

"Waktu saya ditunjukin tempat mereka akan bunuh saya, mereka sempat menarik pelatuk pistol yang ditodongkan ke saya, tapi ternyata tidak ada pelurunya, sampai akhirnya mereka menyuruh saya menghubungi keluarga untuk membayar denda keterlambatan utang. Keluarga saya mungkin tidak berani lapor polisi karena diancam saya akan dibunuh," papar pria asal Sumatera Selatan itu.


(ysw)

views: 1.076x
shadow