Metro

Penembak polisi di Pondok Aren diduga terlatih

Senin,  19 Agustus 2013  −  12:20 WIB
Penembak polisi di Pondok Aren diduga terlatih
Puluhan polisi bersenjata lengkap menjaga lokasi penembakan yang menewaskan 2 anggota Polri, di alan graha Raya, Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang. (Foto: Amba Dini Sekarningrum)

Sindonews.com - Pelaku penembakan anggota kepolisian di Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat 16 Agustus 2013 lalu diduga orang terlatih.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, analisa tersebut didapatkan setelah memeriksa saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Dilihat dari cara dia melakukan, memilih waktu, memilih sasaran, melakukan penembakan, mentalitasnya, kita bisa mengatakan mereka sudah siap melakukan hal demikian, bisa dikatakan mereka terlatih," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/8/2013).

Dia menambahkan, salah satu alasan pelaku diduga terlatih adalah melihat jarak penembakan antara korban dengan pelaku.

"Dari kesaksian yang ada, tembakan berjarak dua sampai 2,5 meter baik pertama maupun yang kedua," jelasnya.

Dengan jarak segitu, pelaku masih bisa menembak dengan jitu dan tepat sasaran. Kedua polisi yang menjadi korban pun ditembak hingga meninggal. Jarak menembaknya tepat dan juga mentalnya kuat. Karena, menembak dengan jarah dekat membutuhkan mental yang kuat.

Selain itu, pihaknya juga menemukan beberapa kemiripan antara kasus penembakan yang terjadi belakangan ini. Apa yang dimaksud adalah mulai dari kemiripan motor yang digunakan, berboncengan dua orang.

Kemudian dilakukan pada malam hari atau dini hari serta sasarannya anggota kepolisian. Pihaknya telah mendapatkan selongsong dan anak peluru di lokasi-lokasi penembakan, termasuk di TKP Pondok Aren.


Selanjutnya...

views: 1.545x
Halaman 1 dari 3
Bagikan artikel ini :
shadow