Metro

PKL Pasar Minggu menolak direlokasi

Kamis,  18 Juli 2013  −  07:09 WIB
PKL Pasar Minggu menolak direlokasi

Sindonews.com - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di Pasar Minggu, Jakarta Selatan menolak untuk direlokasi. Mereka mengaku akan tetap bertahan menunggu PKL lain pindah ke lokasi penampungan.

Pedagang buah di Pasar Minggu, Samidi(40) mengaku tidak akan pindah karena lokasi yang disediakan bagi pedagang belum rampung. Ia mengatakan, akan pindah jika seluruh pedagang yang ada di pinggir jalan dipindahkan.

"Kalau sekarang pindah terus yang lain masih berjualan di pinggir jalan, mana laku dagangan saya," katanya ketika ditemui Sindonews di Pasar Minggu, Jaksel, Kamis (18/7/2013).

Ia berjanji akan tetap bertahan di lokasi pinggir jalan sambil menunggu rekan-rekannya lain pindah.

"Saya ikutin pedagang yang lain aja. Kalau bangunannya sudah jadi juga saya pindah," tambahnya.

Ia mengaku lebih baik berjualan di pinggir jalan daripada di lokasi PKL yang berada di belakang Terminal Pasar Minggu. Pasalnya, dengan berjualan di pinggir jalan, hanya mengeluarkan Rp1.500 untuk biaya kebersihan.

"Nanti kalau di dalam lokasi PKL harus bayar macem-macem, lebih baik disini," jelasnya.

Sejak kemarin, petugas Satpol PP Kelurahan Pasar Minggu terus melakukan sosialisasi agar pedagang mau menempati lokasi PKL. Namun ajakan tersebut tampaknya masih sulit diterima pedagang.

Lurah Pasar Minggu Satia menjelaskan, dari data yang dimilikinya, saat ini ada sekira 1.500 PKL yang menempati beberapa ruas jalan di Pasar Minggu.

"Kami sedang berupaya membawa para PKL ini mau masuk ke lokasi PKL di belakang terminal," katanya ketika ditemui Sindonews.


(ysw)

views: 988x
shadow