Metro

Nur Mahmudi tuding Sekolah Master menambah Anjal

Rabu,  17 Juli 2013  −  10:43 WIB
Nur Mahmudi tuding Sekolah Master menambah Anjal
Nur Mahmudi Ismail. (Sindonews)

Sindonews.com - Rencana penggusuran Sekolah Masjid Terminal (Master) di dalam Teminal Depok mendapat dukungan Pemerintah Kota Depok. Bahkan wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menuding, kalau sekolah tersebut hanya menambah jumlah anak jalanan di Depok.

"Dia bilang sekolah Master jumlah siswanya 3.000 orang. Coba lihat dari mana saja itu? Dari Tanggerang, Bekasi, apa boleh? Kalau orang Depok kan sudah ada kuota 20 persen untuk siswa miskin," kata Nur Mahmudi di Balai Kota Depok, Rabu (17/7/2013).

Dia juga menuding adanya anak jalanan yang berlindung di bawah naungan Sekolah Master saat dilakukan razia oleh petugas. Dan setelahnya, pihak yayasan dituding tidak bertanggungjawab.

"Saya tanya lagi apakah Bina Mandiri bertanggung jawab? Apakah itu (yang namanya) pembinaan?" tanyanya.

Ditegaskan dia, pemerintah kota akan terus melakukan revitalisasi terminal. Sedangkan untuk pihak yayasan diimbau untuk melaksanakan pendidikan formal.

"Kalau memang Bina Insan Mandiri masih bertekad mau laksanakan pendidikan, kenapa tidak lakukan pendidikan formal, jangan PKBM. PKBM itu jadi agak tidak serius," ucapnya ketus.


(ysw)

views: 1.152x
shadow