Metro

BPOM sita 17 produk kecantikan berbahaya

Senin,  13 Mei 2013  −  19:17 WIB
BPOM sita 17 produk kecantikan berbahaya
Ilustrasi.

Sindonews.com - Sebanyak 17 produk kosmetik yang diperdagangkan, banyak ditemukan campuran berbahaya yang mengandung merkuri/raksa, hidrokinon dan asam retinoat yang diyakini memiliki efek memutihkan.
 
Hal tersebut dikemukakan Kepala BPOM Lucky S. Slamet dikantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
 
"Dari temuan BPOM, kosmetik yang berhasil disita merupakan kosmetik yang banyak mengandung zat berbahaya. Sebagai tindak lanjut terhadap temuan kosmetik yang berbahaya dan dilarang, akan dilakukan penarikan produk dari peredaran dan akan dimusnahkan," ucap Kepala BPOM Lucky S. Slamet, Senen (13/5/2013).
 
Lebih lanjut Lucky mengatakan, efek dari kosmetik yang mengandung zat berbahaya tersebut, dapat menimbulkan seperti iritasi kulit, pengikisan kulit bahkan kerusakan ginjal. Selain itu, produk-produk berbahaya tersebut banyak dijual melalui jejaring internet, serta melalui klinik-klinik kecantikan dan salon dengan harga yang cukup menggiurkan, alias murah.
 
"Untuk melakukan penertiban melalui dunia internet, kita akan berkordinasi dengan Kementerian Kominfo untuk menertibkan penjalan kosmetik online, dan sudah setuju untuk mendeteksi," tungkasnya.
 
Berdasarkan temuan itu, ungkap Lucky, pihaknya telah berkerja sama dengan penegak hukum lainnya dan membawan penemuan ini ke pengadilan.
 
"Sudah sebanyak 268 kasus yang akan diajukan kepengadilan dan para pelaku akan dijerat hukuman selama 2 tahun 1 bulan kurungan penjara," ucapnya.
 


(stb)

views: 3.768x
Bagikan artikel ini :
shadow