Metro

Tolak premanisme, wartawan geruduk Polres Tangerang Kota

Selasa,  28 Mei 2013  −  14:19 WIB
Tolak premanisme, wartawan geruduk Polres Tangerang Kota
Ilustrasi (dok:Istimewa)

Sindonews.com - Puluhan awak media yang bertugas melakukan peliputan di wilayah Tangerang, siang ini mengelar aksi demonstrasi di depan Polres Metro Tangerang Kota.

Dalam aksinya, para wartawan dari media cetak, televisi, online dan radio itu mendesak aparat kepolisian dapat menindak tegas dan menangkap para pelaku yang melakukan aksi peremansisme dan intimidasi terhadap dua orang rekan mereka yang melakukan peliputan di kawasan Tangerang City, Senin 27 Mei 2013.

"Tangkap, adili mereka yang sudah melakukan aksi premanisme kepada insan pers. Polisi harus bertindak tegas. Kami sangat menyesalkan, aparat kepolisian justru melakukan pembiaran saat rekan-rekan kami diintimidasi," kata Sopian, Wartawan harian cetak Baraya selaku Koordinator Aksi, Selasa (28/5/2013).

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Wahyu Widada saat menemui puluhan wartawan meminta maaf atas insiden yang dialami Aimar Rani, Kontributor MNC TV dan Eky Fajrin, fotografer Harian Satelit News yang kameranya rusak akibat ditendang para preman.

"Kami meminta maaf atas insiden kemarin. Saat ini sudah ada 23 orang yang kami amankan untuk diproses lebih lanjut," terang Wahyu.

Selain melakukan orasi dengan membawa berbagai poster, para jurnalis juga melakukan aksi teatrikal dan melakukan tabur bunga di halaman Polres.
 
Sebelumnya diberitakan, dua orang wartawan menjadi sasaran amuk dua kelompok yang tengah memperebutkan lahan sebuah pusat hiburan di kawasan Tangerang City, Kota Tangerang. Kamera dua wartawan ini dirusak saat tengah mengambil moment bentrok dua kubu yang bersiteru.


(san)

views: 1.396x
shadow