Metro

Penggusuran jalan terus, PKL kecewa

Kamis,  18 April 2013  −  15:47 WIB
Penggusuran jalan terus, PKL kecewa
Ilustrasi. (Sindophoto)

Sindonews.com - Aksi penolakan pengusuran kios di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tadi pagi oleh petugas ketertiban Kereta Api, membuat kecewa para pedagang.
 
Menurut Sutoyo, salah satu pedagang di Stasiun Pasar Minggu pengusuran ini terkesan dipaksakan tanpa ada kompensasi pergantian. Bahkan diduga pengusuran ini ada pihak asing yang hendak menggarap kios yang digusur tersebut.
 
"Sejak 15 tahun berdagang disini, tak pernah ada pengusuran seperti ini. Namun di zaman Direktur PT KAI Ignatius Jonan pengusuran terjadi," tuturnya dilokasi penggusuran, Kamis (18/4/2013).

Ia menambahkan, ada informasi yang beredar penggusuran dilakukan untuk digunakan PT KAI menjadi tempat parkir.
 
"Ini digusur mau dijadikan parkiran, kami menduga parkiran mau dikelolah oleh saudara Ignatius Jonan (Dirut PT KAI). Itu informasi yang kami dengar," ucapnya, saat petugas rehat, untuk shalat.
 
Pantauan Sindonews, massa yang semula berkonsentrasi di lokasi untuk mempertahankan kiosnya, akhirnya bubar setelah petugas masuk untuk kembali merobohkan kios mereka.
 
Sementara menurut Humas PT KAI,  Daops I Agus Sutjiono, penggusuran dilakukan untuk menambah panjang peron dan memperluas areal stasiun, untuk menambah maksimalisasi pelayanan stasiun.
 
"Kami ini mau menyiapkan ruang publik, targetnya pertahun ada 20 persen dengan 2,6 juta penumpang. Sehingga,  harus ada ruang publik yang memadai untuk naik turun penumpang, untuk  terciptanya rasa nyaman, aman selamat bagi penumpang," pungkasnya.


(stb)

views: 675x
Bagikan artikel ini :
shadow