Metro

Drama salib Yesus renungkan nilai kemanusiaan

Jum'at,  29 Maret 2013  −  11:27 WIB
Drama salib Yesus renungkan nilai kemanusiaan
Peringatan Paskah di Katedral (foto:Wilfridrus/Sindonews)

Sindonews.com - Tablo atau jalan salib hidup yang merupakan rangkayan perayaan Jumat Agung dalam tri hari suci, menghadirkan drama penyaliban Yesus yang diperankan oleh muda-mudi Katedral.

Dalam drama yang menceritakan awal kisah sengsara Yesus Kristus ini, mereka menghadirkan kisah pengkhianatan Yudas Iskariot, salah satu murid Yesus yang menjual Yesus pada orang Farisi, atau pemuka agama Yahudi untuk di hukum mati, dengan uang 30 dinar.

Pengkhinatan itu membuat Yesus yang sudah lama diincar oleh para pemuka agama Yahudi, karena dianggap ajarannya menyesatkan orang Yahudi, membuat Yesus akhirnya dijatuhi hukuman mati dengan digantung di kayu salib.

Drama ini juga memberi permenungan bagi umat Kristiani dan seluruh umat, bahwa manusia tidak bisa dihargai dengan uang berapapun itu, karena nyawa manusia tidak pernah terbeli.

Namun dalam kisah ini, Yesus tetap menerima hukuman, karena Dia merasa dengan jalan demikianlah Dia bisa memberi keselamatan bagi umatnya. Agar menghargai hidup sebagai anugerah yang tidak dapat ditukar dengan apapun.

Kritik drama jalan salib ini, juga ditujukan pada para pengadilan dan penguasa, agar hukum tidak menjadi permainan penguasa dan orang yang beruang, karena dengan demikian kesalahan hukum telah membunuh Yesus-Yesus yang lain.


(san)

views: 669x
shadow