Metro

BNN Provinsi Banten temukan PNS positif narkoba

Minggu,  17 Februari 2013  −  18:28 WIB
BNN Provinsi Banten temukan PNS positif narkoba
Ilustrasi. (Sindophoto)

<strong>SERANG</strong> -&nbsp;Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)&nbsp;Banten, menemukan beberapa&nbsp;Pegawai&nbsp;Negeri&nbsp;Sipil (PNS)&nbsp;di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten,&nbsp;yang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba.<br /><br />Para PNS itu diketahui mengkonsumsi narkoba, setelah BNNP Banten melakukan tes urin terhadap&nbsp;1.550&nbsp;&nbsp;PNS&nbsp;pada 21 Januari&nbsp;2013&nbsp;lalu.<br /><br />Kepala BNNP Banten Kombes Heru Februanto mengatakan, hasil akhir dari tes urin terhadap 1.550 PNS&nbsp;Pemprov Banten&nbsp;telah&nbsp;disampaikan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten.<br /><br />&ldquo;Hasil tes urinnya telah kami sampaikan ke BKD. Dan dari hasil tes urin itu ada beberapa PNS yang&nbsp;positif&nbsp;mengkonsumsi&nbsp;narkoba,&rdquo; kata&nbsp;Heru Februanto, Minggu (17/2/2013).<br /><br />Berdasarkan hasil tes laboratorium BNNP Banten, PNS yang&nbsp;yang&nbsp;positif&nbsp;mengkonsumsi&nbsp;narkoba tersebut menggunakan narkotika jenis ganja, sabu-sabu dan ekstasi. Sesuai dengan hasil laboratorium, jenis narkotika&nbsp;tersebut masuk pada&nbsp;golongan I.<br /><br />&ldquo;Hasil ini adalah hasil akhir, tidak ada klarifikasi lagi. Karena sebelum diserahkan ke BKD Banten, sudah melalui beberapa tahap&nbsp;tes,&rdquo; terangnya.<br /><br />BNNP&nbsp;akan terus&nbsp;melakukan pemantauan&nbsp;terhadap PNS yang positif mengkonsumsi narkoba. Bahkan&nbsp;PNS tersebut&nbsp;akan dipanggil&nbsp;untuk dimintai&nbsp;keterangan.<br /><br />&ldquo;Kami dalami PNS-PNS yang telah dinyatakan positif narkoba itu,&rdquo; ujarnya.<br /><br />Jika&nbsp;dalam keterangnya&nbsp;PNS yang positif narkoba tersebut menolak atau membantah&nbsp;mengkonsumsi narkoba,&nbsp;BNNP&nbsp;akan&nbsp;kembali&nbsp;melakukan tes&nbsp;lanjutan dengan cara tes&nbsp;rambut.<br /><br />&ldquo;Kalau&nbsp;mengelak mengkonsumsi narkoba, kami akan lakukan tes lanjutan dengan&nbsp;tes&nbsp;rambut, bukan urin lagi. Karena kalau urin efek kandungan narkobanya sudah hilang dalam satu minggu, kalau rambut lama bertahun-tahun,&rdquo; terangnya.<br />

(stb)

views: 1.383x
shadow