Metro

Hari ini Jakarta diminta waspada banjir

Rabu,  9 Januari 2013  −  13:47 WIB
Hari ini Jakarta diminta waspada banjir
Bendung Katulampa. (gmfunbike.blogspot.com)

Sindonews.com - Hujan yang terjadi di Jakarta dan Bogor sejak dini hari tadi hingga menjelang siang tadi membuat kondisi debit di Sungai Ciliwung mengalami peningkatan. Di Pos Pemantau Sungai Ciliwung, Depok, ketinggian air mencapai 180 centimeter, naik dari batas normal 150 centimeter.

"Naik sejak pukul 06.00 WIB dari 140 centimeter, lalu naik ke 160 centimeter, 175 centimeter, dan terakhir 180 centimeter, di atas normal yakni 150 centimeter," ungkap petugas pos pemantau Sungai Ciliwung di Depok, Arman, kepada wartawan, Rabu (9/1/2013).

Kenaikan debit air Sungai Ciliwung yang melewati Depok dikarenakan debit air di Bendung Katulampa, Bogor, juga mengalami kenaikan. Debit air menembus 100 centimeter. Kenaikan ini membuat Bendung Katulampa menetapkan status Siaga III.

Menurut Arman, ketinggian air sejak tadi pagi meningkat lantaran curah hujan di daerah Puncak, Ciawi, Bogor, terus meningkat. Bahkan curah hujan terus terjadi sejak kemarin sore hingga hari ini.

Ketinggian 180 cm di Depok saat ini masih bisa bertambah tergantung dengan curah hujan di Bogor. Sementara air akan sampai ke Jakarta dalam waktu 6 jam kedepan. Karena itu warga Jakarta diminta untuk waspada banjir.

Sementara itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) Banjir sebanyak 7 regu untuk masing-masing wilayah kecamatan. Satu regu terdiri dari 11 petugas yang siap 24 jam menerima laporan masyarakat terkait banjir dan longsor.

Koordinator Posko Banjir Sugeng Riyanto menyebutkan pihaknya menyiapkan dua buah perahu karet dan empat pompa air untuk masyarakat. "Sejak kemarin laporan banjir atau longsor belum ada, paling hanya genangan, tapi kami siap 24 jam," tegas Sugeng.


(hyk)

views: 2.740x
shadow