Metro

Soal penghinaan Gusdur

GP Anshor nilai Kemenang Jabar lalai

Sabtu,  8 Desember 2012  −  15:30 WIB
GP Anshor nilai Kemenang Jabar lalai
Ilustrasi. (Sindophoto)

Sindonews.com - GP Anshor Depok menilai, pembuat soal Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat Madrasah Alliyah se-Jawa Barat paling bertanggung jawab.
 
Pasalnya, soal UAS mata pelajaran sejarah tersebut telah menghina Gusdur. Bahkan, GP Ashor menuntut tim MK2MA Kementrian Agama (Kemenag) Propinsi Jawa Barat, yang membuat soal untuk bertanggung jawab terhadap kelalaian ini.
 
GP Anshor juga tengah menelusuri otak dibalik pembuat soal, yang memasukkan butir soal tersebut. Ketua PC Anshor Kota Depok Abdul Kodir mengatakan, soal tersebut bisa menyesatkan siswa. Pihaknya juga sudah meminta pertanggung jawaban pihak Kemenag Jawa Barat.
 
"Kami menyesalkan kejadian itu, ini merupakan kelalaian," tukasnya di Depok, Sabtu (08/12/12).
 
Menurutnya, soal UAS seperti itu tidak pantas untuk di masukkan dalam pelajaran sejarah apalagi sampai diujikan. Bagi kaum Nahdliyin, Gusdur merupakan ulama yang menjadi suri tauladan.
 
"Selain presiden kelima RI, bagi kami Gusdur itu ulama bagi kami dan milik masyarakan Indonesia," tandasnya.


(stb)

views: 637x
shadow