Metronews

Solider, ratusan karyawan swalayan Depok demo

Rabu,  3 Oktober 2012  −  08:58 WIB
Solider, ratusan karyawan swalayan Depok demo
Aksi karyawan swalayan di Depok. (marieska/okezone)

Sindonews.com - Ingin berpartisipasi dalam aksi mogok nasional, ratusan karyawan pasar swalayan di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok berunjuk rasa di depan kantor tempat mereka bekerja.

Namun dalam aksi ini, mereka hanya beraksi beberapa jam. Para karyawan hanya menunda jam operasional yang biasanya sudah buka pukul 09.00 WIB, namun hari ini mundur menjadi pukul 11.00 WIB.

Mereka memasang spanduk di depan gerbang masuk pasar swalayan untuk menuntut kesejahteraan bagi para buruh. Para karyawan berunjuk rasa dipimpin oleh serikat pekerja yang tergabung dalam Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia.

Ketua Serikat Pekerja Tip Top Depok Sulaiman Syahlani mengatakan aksi para karyawan tersebut sebagai rasa solidaritas kepada seluruh buruh. Tuntutan yang digaungkan yakni Hapuskan Outsourcing Tolak Upah Murah (HOSTUM). Sebab, kata dia, selama ini masih banyak bagian teknis dan cleaning service Tip Top mendapatkan potongan - potongan terhadap gaji mereka.

"Kami sengaja demo ikut berpartisipasi mengikuti seruan nasional, kami tuntut jangan ada lagi upah murah dan sistem kerja kontrak, karena masih ada karyawan disini yang gajinya dipotong alasannya untuk seragam," katanya di lokasi, Rabu (03/10).

Sulaiman menuturkan sejauh ini pihak perusahaan telah mendengarkan aspirasi para karyawan. Perusahaan berjanji akan mengangkat karyawan kontrak menjadi karyawan tetap seluruhnya mulai 2013 nanti.

"Sekarang ini masih ada karyawan kontrak, tapi 2013 nanti pihak perusahaan mendengarkan aspirasi kami untuk seluruhnya diangkat menjadi karyawan tetap, upah kami juga sudah sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Depok yakni Rp1,4 juta," papar Sulaiman.


(ysw)

views: 912x
Bagikan artikel ini :
shadow