Pilgub DKI 2012

Siapa sebenarnya Jokowi?

Rabu,  11 Juli 2012  −  17:30 WIB
Siapa sebenarnya Jokowi?
Jokowi-Ahok. (Rico Afrido).

Sindonews.com - Pemungutan suara putaran pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta baru saja selesai dilaksanakan. Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) pasangan calon nomor urut 3, Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), paling unggul dengan perolehan suara menembus angka di atas 40 persen mampu menyalip pasangan calon lainnya yang merupakan incumbent Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) dengan perolehan di atas 30 persen.

Latar belakang apa yang menyebabkan Jokowi mampu menyalip Foke? tentu saja banyak faktor. Misalnya, dia dikenal dengan sosok yang polos dan dekat dengan kaum muda. Demi mengenal lebih jauh sosok yang identik dengan kostum bermotif kotak-kotak ini, bisa dilihat dari biografi singkatnya.

Pria yang satu ini lahir di Surakarta Solo Jawa Tengah sejak 21 Juni 1961 dengan Islam sebagai keyakinan yang dianutnya. Dia memiliki latar belakang sebagai seorang pengusaha. Sebagian besar pendidikannya diselesaikan di Kota Solo, mulai dari SDN 111 Tirtoyoso Solo, SMPN 1 Solo, hingga SMAN 6 Solo. Sementara, perguruan tingginya diselesaikan di Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta lulusan 1985.

Sebagai seorang berlatar belakang pengusaha, dia juga pernah mendirikan koperasi pengembangan industri kecil Solo pada tahun 1990. Selain itu,  pernah menjadi Ketua Bidang Pertambangan & Energi Kamar Dagang dan Industri Surakarta periode 1992-1996 dan menjadi Ketua Asosiasi Permebelan dan Industri Kerajinan Indonesia Surakarta periode 2002-2007.

Beberapa catatan kebanggaan juga pernah diraihnya sebagai terpilih salah satu dari “10 Tokoh 2008”, menjadi wali kota terbaik tahun 2009 dan meraih penghargaan Bung Hatta Award, atas kepemimpinan dan kinerjanya selama membangun dan memimpin Kota Solo, serta meraih Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Award.

Catatan kebanggaan lainnya juga diperoleh selama memimpin Kota Solo. Berkat kepemimpinannya itu, Kota Solo diberikan predikat sebagai kota pro-investasi dari Badan Penanaman Modal Daerah Jawa Tengah.

Selain itu juga dijuluki sebagai kota layak anak dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan, sebagai kota Wahana Nugraha dari Departemen Perhubungan, kota Sanitasi dan Penataan Permukiman Kumuh dari Departemen Pekerjaan Umum dan kota dengan tata ruang terbaik ke-2 di Indonesia.


(kur)

views: 1.560x
shadow