Liga Indonesia

Play Off IPL, buka peluang PSM ke ISL

Agus Nyomba

Jum'at,  4 Oktober 2013  −  14:24 WIB
Play Off IPL, buka peluang PSM ke ISL
PSM Makassar / Ist

Sindonews.com  -- Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melakukan play-off terhadap klub-klub Indonesia Premier League (IPL) musim ini, semakin membuka lebar peluang skuad Juku Eja PSM untuk lolos ke unifikasi liga musim depan.

Hal ini dikarenakan, dengan adanya jalan tersebut, semakin mempertegas kans klub IPL di kancah persepak bolaan nasional. Saat berkompetisi di IPL yang dianaungi oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) ketidak jelasan nasib klub IPL terus menghatui, meski empat klub terbaik akan diakomodir ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. Namun, mulai dari sejak awal kompetisi hingga tidak diakuinya pada Sabtu, (29/9) lalu sebagai kompetisi resmi, IPL memang selalu diterpa persoalan.

Permasalahan finansial, selalu menjadi momok buat klub peserta, bukan hanya itu, permasalahan kejelasan regulasi, dan banyaknya klub yang kalah walk over juga membuat kompetisi tersebut semakin terpuruk. Hingga diambil alih oleh PSSI dan dibautkan format baru kompetisi yakni play-off dan akan dibagi menjadi dua grup.

Uky Nugraha, kordinator Laskar Ayam Jantan (LAJ) salah satu kelompok suporter PSM mengatakan, dengan adanya keputusan bahwa 10 klub akan dilakukan play-off membuat PSM lolos di ISL musim depan terbuka lebar. "Ini artinya, jalan ke ISL 2013 untuk PSM tetap terbuka lebar, dan kami yakin PSM pasti bisa lolos," kata dia saat dikonfirmasi.

Memang saat berkompetisi di IPL, Andi Oddang dkk terseok-seok mengahadapi laga, terakhir klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini berada diposisi ketujuh klasemen sementara dengan 35 poin. Bahkan hanya menyisahkan enam laga. Tiga bermain away dan tiga lagi bermain home. Terakhir Pasukan Ramang meraih hasil buruk saat menjalani tur Sumatera karena harus kalah dengan skor 2-1 oleh Semen Padang dan 2-0 oleh Pro Duta.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Dg Uky ini menjelaskan, untuk itu mematangkan persiapan tim sangat penting karena hanya dengan ini PSM bisa lolos ke ISL musim depan. "Kondisi tim memang masih jauh dari harapan kita, namun saat berlaga di play-off diharap pemain PSM bisa tambah bersemangat dan konsentrasi pada setiap laga," ujarnya.

Sementara itu, Sadakati Sukma, sekertaris Red Gank (kelompok suporter PSM) mengatakan, jika memang play-off tersebut sudah menjadi keputusan PSSI setelah tidak mengakui IPL musim ini, pihak managemen PSM harus terima. "Kami hanya berharap agar PSM bisa berlaga di ISL musim depan," paparnya.

Terkait dengan tim yang ada saat ini, dirinya mengaku selalu optimis dengan kemampuan para pemain PSM yang ada saat ini. "Saya selalu optimis dengan keadaan tim, dari dulu saya selalu yakin sejarah berlaku dalam sepak bola, begitupun sejarah PSM yang selalu berlaga di kasta tertinggi," tutupnya.

Hingga saat ini, pihak managemen PSM masih akan membicarakan keputusan PSSI tersebut untuk melakukan play-off terhadap 10 klub IPL termasuk PSM. Apalagi dua lokasi yang diusulkan yakni  Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara dan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dinilai tidak netral oleh managemen PSM.

(wbs)

views: 2.382x
shadow