Pilkada

Ribuan surat suara Pilkada Polman rusak

Andi Indra

Senin,  23 September 2013  −  17:14 WIB
Ribuan surat suara Pilkada Polman rusak
Ilustrasi (Dok Istimewa)

Sindonews.com - Surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) ditemukan banyak yang rusak. Hal itu diketahui setelah petugas melakukan penyortiran sejak 19-22 Agustus.

Beberapa masalah yang ditemukan dalam surat suara tersebut yakni gambar tidak jelas, kusut, robek, potongan kertas memakan garis salah satu calon, tidak ada tempat tanda tangan untuk petugas, bahkan ada yang terlihat polos.

Komisioner KPU Polman bidang logistik, Mahmud Rawi, kepada SINDO, menyebutkan, berdasarkan hasil sortir kertas suara yang mengalami kerusakan tersebut, ada sebanyak 1.087 yang telah mengalami kerusakan.

 “Kualitasnya tidak baik, sehingga kertas suara tersebut dianggap rusak. Karena, kalau dibiarkan, bisa merugikan kandidat, apalagi kalau kertas suara yang gambarnya kabur,” ujar Mahmud Rawi, Senin (23/9/2013).

Dia menuturkan, jumlah kertas suara yang rusak tersebut baru bersifat sementara. Karena, bisa saja bertambah ketika dilakukan kembali penyortiran sesaat sebelum didistribusi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Penyortiran yang dilakukan selama kurang lebih tiga hari kata Mahmud, merupakan penyortiran pertama setelah kertas suara yang baru selesai dicetak telah diterima oleh KPU.

Mahmud menyampaikan bahawa kertas suara yang mengalami kerusakan tersebut akan dimusnahkan bersama dengan aparat kepolisian. Hanya saja, ia belum tahu kapan pemusnahan dilakukan karena harus dilakukan oleh aparat.

“Satu atau dua hari ini kami akan rapat dengan aparat untuk membicarakan masalah pemusnahan. Yang jelas, kertas suara itu harus dimusnahkan secepat mungkin,” tutur Mahmud.

Terkait dengan ganti kertas suara yang mengalami kerusakan, Mahmud belum bisa menyimpulkan apakah akan meminta ganti dari percetakan atau tidak. Karena, jumlah kertas suara yang datang sebenarnya sudah melebihi jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Polman.

“Itu juga nanti akan kami rapatkan sebelum diputuskan. Karena, jumlah yang kami terima sebenarnya sudah melebihi DPT,” tambahnya.

Mahmud menyebutkan, sebagaimana berita acara permintaan kertas surat suara, jumlah yang diterima dari percetakan sebanyak 306.150 lembar. Jumlah tersebut mengalami kelebihan sebanyak 7.467 lembar.

Tetapi karena adanya kerusakan sebanyak 1.087, maka kerta surat suara yang tersisa 6.380. “Memang sudah ada aturannya dari jumlah DPT, ditambah 2,5 persen. Itu untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kekurangan surat suara atau mengalami kerusakan,”tambah Mahmud.

Meski demikian, lanjut, semua kelebihan itu nantinya akan dimusnahkan bersama dengan aparat keamanan.



(rsa)

views: 955x
shadow