Metro

Penyerangan warga Pulogadung, Kapolres Jaktim "angkat tangan"

Andry

Rabu,  22 Mei 2013  −  12:13 WIB
Penyerangan warga Pulogadung, Kapolres Jaktim
Ilustrasi. (Sindophoto)

Sindonews.com - Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Mulyadi Kaharni menegaskan, pelemparan gas air mata dalam proses eksekusi lahan warga Kampung Srikandi, RT07/03, Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur di luar komandonya.
 
Menurutnya, pihaknya hanya diminta Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur mengamankan jalannya eksekusi, agar tidak terjadi bentrokan di lapangan. Terkait adanya 10 warga yang diamankan dalam eksekusi tersebut, mantan Kapolres Depok ini mengaku tidak mengetahuinya.
 
"Gas air mata tidak sengaja ditembakan anggota. Itu pun juga kena angin, dan kembali kena anggota kami. 10 orang yang diamankan saya belum tahu," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/05/2013).
 
Seperti diberitakan sebelumnya, eksekusi lahan berlangsung ricuh. Petugas gabungan dari Satpol PP dan polisi yang tiba di lokasi pada pukul 07:00 WIB langsung dihadang warga. Para warga menolak keras, jika rumah yang selama ini ditinggali mereka digusur.
 
Seolah tak menggubris, petugas menembus barikade warga hingga terjadi aksi saling dorong yang berujung adu pukul.

 

(stb)

shadow