Makro

LSI: Jumlah parpol pengaruhi perkembangan ekonomi

Dana Aditiasari

Rabu,  15 Mei 2013  −  11:09 WIB
LSI: Jumlah parpol pengaruhi perkembangan ekonomi
Ilustrasi

Sindonews.com - Terlalu banyak partai politik (parpol) yang ada di Tanah Air jika dipandang dari sisi kebijakan pemerintah, berimbas bukan hanya pada dinamika politik nasional, tetapi juga pada perkembangan ekonomi nasional.

Public Communication Director of Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi berpendapat bahwa dengan banyaknya partai politik yang ada di Tanah Air membuat kekuasaan presiden bersifat tidak mutlak, sehingga akan mempengaruhi banyak kebijakan, termasuk kebijakan ekonomi.

"Jumlah parpol yang banyak membuat suara masyarakat itu terdistribusi, sehingga kemenangan presiden dalam sebuah pemilu akan melibatkan lebih dari satu parpol (berkoalisi)," kata Muhtadi di Jakarta, Rabu (15/5/2013).

Dengan kondisi demikian, menurut dia, presiden dalam menetapkan kebijakan termasuk kebijakan di sektor ekonomi tidak bisa memutuskannya dengan segera karena harus melewati proses negoisasi terlebih dahulu dengan sejumlah parpol yang mendukungnya saat pemilu.

"Kalau begini, setegas apapun presidennya, pembasan kebijakan menjadi tidak mulus, contohny, kebijakan BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi.  Yang ada setelah pemilu itu, bukan leader (pemimpin) tetapi dealer (pembuat kesepakatan) saja," tegasnya.


 

(rna)

shadow