Bali & Nusa Tenggara

Hadiri undangan TNI, 163 warga Timor Leste reunian

Sefnat Besie

Selasa,  14 Mei 2013  −  20:28 WIB
Hadiri undangan TNI, 163 warga Timor Leste reunian
Warga Timor Leste manfaatkan undangan TNI untuk bertemu keluarganya di Indonesia. (Sefnat Besie/Sindo TV)

Sindonews.com - Mengabaikan batas negara yang sudah berlangsung sejak tahun 1999 silam, ratusan warga Timor Leste akhirnya bisa bertemu dengan sanak saudara mereka di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Kedatangan warga tiga Desa, Malelat, Dari kecamatan Pasabe kemudian Desa Ban'afi dan Lel'uf dari Kecamatan Nitib, Distrik Oecuse Timor Leste atas undangan untuk mengikuti Upacara pembukaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang ke-90 di Desa Tasinifu, Indonesia.

Menurut Arminu Tefa warga Distrik Oecusse, kesempatan ini digunakan untuk melepas rindu dengan keluarga mereka di Desa Tasinifu Timor Tengah Utara. Sebab sudah lama tak bisa bertemu akibat dibatasi dua negara yang harus menggunakan paspor untuk bisa melintas.

"Kami sangat senang karena sudah bertemu dengan sanak saudara kami disini, kalau bisa sering ada pertemuan seperti ini dan kami diundang agar kesempatan itu kami bisa gunaka untuk bertemu sanak-saudara," ungkap Arminu warga Timor Leste di Tasinifu, NTT, Selasa, (14/5/2013).

Menurut Arminu, dirinya datang bersama 163 warga dengan kawalan 3 Polisi Unidade Policia Falintil (UPF) asal negara timor leste menumpang dua unit mobil yang sudah disiapkan TNI di perbatasan, untuk menghadiri undangan  upacara pembukaan TMMD.

"Kami juga senang karena akses jalan yang dibangun TMMD menuju areal persawahan di garis perbatasan semakin mendekatkan kami dengan saudara kami di Indonesia." Kata Arminu sambil melambaikan tangannya saat pulang kembali ke Negara asalnya.

 

(ysw)

shadow