Metro

Program E-KTP, Ahok kritik Mendagri

Program E-KTP, Ahok kritik Mendagri
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Photo : Dok/Sindonews.com)

Sindonews.com – Molornya program sistem KTP berelektronik, yang menjadi program Menteri Dalam negeri, dikritisi oleh Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Kritikan tersebut disampaikan Ahok, sapaan akrabnya di hadapan awak media yang meliput di kantornya.

Menurut mantan anggota DPR RI, karut marut pelaksanaan program E-KTP yang sampai saat ini belum selesai, tidak sesuai dengan janji Menteri Dalam Negeri yang menyatakan sistem E-KTP akan selesai pada Desember 2012. Namun, hingga kini banyak masyarakat yang belum mendapatkan E-KTP itu.

"Maksud saya, semua proyek ribut tuh gara-gara itu kan ?. Gak selesai segala macam kan ?. Janjinya Mendagri kan Desember 2012 sudah selesai semua," kata Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (13/5/2013).

Kendati demikian, terkait penerapan program E-KTP oleh Kemendagri, menurutnya, ketidaksetujuan dirinya terhadap program itu, harusnya dipahami sebagai kritikan bagi penguasa diatas (pemerintah pusat).
 
"Terus, kalau memang saya gak bisa mengkritik atasan, tidak tau aturan, ya sudah," ujarnya.

Seperti diketahui, mantan Bupati Belitung Timur sebelumnya mengeluarkan komentar pedas, terkait ketidaksetujuannya terhadap pelaksanaan E-KTP, yang dianggap kurang efektik.

E-KTP menurutnya lebih simple, dan mudah jika terkoneksikan kerjasama dengan Bank seperti dalam program Kartu Jakarta Pintar (KJP), yang terkoneksikan dengan Bank DKI.

Menurutnya cara itu lebih mudah dan cepat. Kritik atas E-KTP rupanya membuat berang Kementerian Dalam Negeri. Melalui juru bicara Kemendagri Reydonnyzar Moenek mengatakan, pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu cenderung menunjukkan sikap arogan Wakil Joko Widodo itu.

(stb)

views: 1.523x
shadow