Metro

Kasus perbudakan

Mabes Polri dalami dugaan keterlibatan 2 Brimob

Rico Afrido

Selasa,  7 Mei 2013  −  23:48 WIB
Mabes Polri dalami dugaan keterlibatan 2 Brimob
Kapolri Jenderal Timur Pradopo (Photo : Sindonews.com)

Sindonews.com - Pihak Mabes Polri tengah mendalami dugaan oknum Brimob, yang ikut membekingi kasus penyekapan terhadap para buruh, atau pekerja di pabrik wajan CV Logam Mulia, Kampung Bayur Ropak, Desa Lebak Wangin, Kecamatan Septan, Kabupaten Tangerang.

"Jadi begini, kan ada dua brimob. Mereka memang berteman, itu kita sedang dalami,"ujar Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/5/2013).

Akan tetapi, kata dia, mengenai apakah kedua Brimob itu mengetahui peristiwa penyekapan buruh, pihaknya belum dapat membuktikannya.

"Tapi yang jelas kita akan proses apa itu disiplin, apa itu pidana," pungkasnya.

Seperti diketahui, peristiwa naas dialami oleh para buruh atau pekerja di pabrik wajan CV Logam Mulia, Kampung Bayur Ropak, Desa Lebak Wangin, Kecamatan Septan, Kabupaten Tangerang.

16 orang buruh disana mengalami penyekapan dan penyiksaan. Ironisnya, beberapa hari yang lalu para buruh baru saja memperingati Hari Buruh Internasional, tepatnya pada tanggal 1 Mei yang lalu.

Para buruh disana dipekerjakan 18 jam per hari. Empat orang dari korban pun berusia di bawah umur. Ada pula lima orang yang khusus disekap dalam ruangan yang disengaja dikunci dari luar, dengan kondisi memprihatinkan.

 

(stb)

shadow