Jawa Tengah & DIY

Brigadir RS juga akan jalani sidang umum

Brigadir RS juga akan jalani sidang umum
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Sanksi berat tampaknya akan diterima oknum polisi, Brigadir RS anggota Polda Jawa Tengah yang tertangkap BNN sedang memasok sabu. Polda Jateng memastikan oknum polisi tersebut juga akan menjalani sidang di peradilan umum.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar (Polisi) Djihartono menegaskan bahwa Brigadir RS juga akan menjalani proses peradilan umum. Mengingat tindak pidana penyalahgunaan narkoba yang dilakukannya.
 
“Karena Polri tetap menjalani pidana dengan persidangan di peradilan umum, untuk kode etiknya itu berat, ancamannya bisa pecat,” katanya di Mapolda Jateng, Rabu (1/5/2013).  
 
Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN, Inspektur Jenderal Benny Mamoto mengatakan pihaknya terus mengembangkan penyidikan terkait penangkapan tersebut. Pihak BNN belum memastikan jeratan pasal apa yang akan disangkakan kepada Brigadir RS.
 
“Masih kita kembangkan dengan waktu masa penangkapan selama 6 hari,” katanya saat dikonfirmasi.
 
Benny menegaskan pengembangan proses penyidikan atas Brigadir RS itu dilakukan untuk menangkap oknum–oknum lain yang terlibat di dalamnya.
 
Sebelumnya, Kolonel Laut AS dan Brigadir RS ditangkap di Hotel Ciputra Simpanglima Semarang pada Senin (29/4) dini hari. AS saat itu menginap di kamar nomor 1003 dan RS ditangkap di lobi hotel saat hendak mengantar pesanan sabu.


(ysw)

views: 1.801x
shadow