Metro

PKS akui penipu investasi Rp43 M di Depok kadernya

R Ratna Purnama

Senin,  29 April 2013  −  22:38 WIB
PKS akui penipu investasi Rp43 M di Depok kadernya
Bendera PKS.

Sindonews.com - Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Depok Supariyono membenarkan tersangka penipuan bernilai Rp43 miliar adalah kadernya.

Seperti diketahui, salah seorang tersangka Koperasi Serba Usaha Bina Mandiri Ummat Indonesia bernama Purwandriono (46) ditetapkan tersangka. Dia ditangkap di rumahnya di Perumahan Jatijajar nomor B 8/11 RT 01 RW 11, Jatijajar, Tapos, Depok, Minggu 28 April 2013.

Supariyono menyatakan, tersangka hanya kader partai biasa dan tidak termasuk dalam struktur. "Dia hanya kader biasa. Itu urusan pribadi ya, saya enggak tahu-tahu," tegas Supariyono, Senin (29/4/2013).

Polisi hingga saat ini masih mengejar otak pelaku. Namun, polisi tidak mau menjelaskan lebih lanjut siapa otak pelaku penipuan yang menelan korban 70 orang ini.

"Sabarlah. Nanti kita ekspose kalau sudah pasti," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Ronald Purba.

Polisi juga sudah memberi tanda berupa garis polisi di dua ruko yang digunakan sebagai kantor. Yang beralamat di Jalan Sentosa Raya No 27B dan 27C, Sukmajaya, Depok.

Polisi juga telah menyita lima kendaraan dari hasil penipuan berkedok investasi. Di antaranya sedan mewah BMW warna hitam, Mitsubishi Pajero, Toyota Avanza, mobil truk bak terbuka, dan Suzuki Ertiga. Pelat nomor seluruh kendaraan itu sudah dilepas.

"Benar itu hasil sitaan terkait investasi. Empat di polres, satu lagi sudah diambil," kata Kapolsek Sukmajaya Kompol Fitria Mega.

Sedangkan para korban belum dapat dimintai keterangan karena mengalami syok. Seperti yang terlihat di depan ruang penyidik.

Seorang ibu berkerudung panjang terlihat menangis sesenggukan. Namun dia tidak bersedia dimintai keterangan. "Mengerti ya. Saya masih syok," katanya.

 

(hyk)

shadow