
Ronald Steven
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto nampaknya sudah memberikan sinyal terang bahwa dirinya memberikan dukungan kepada calon gubernur Jokowi-Ahok untuk menggantikan posisi Fauzi Bowo secepat mungkin dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang sedianya akan dilakukan hari ini, Kamis 20 September 2012.
Hal tersebut dibuktikan dengan sebuah isi pesan singkat yang ditujukan kepada salah satu tim sukses (timses) pasangan Jokowi Ahok yang diketahui berasal dari Prijanto.
Dalam isi pesan singkat itu sendiri, Prijanto menyebutkan sebuah istilah “Jakarta Baru“ yang notabene merupakan jargon yang sering didengungkan pasangan nomor urut 3 tersebut.
Prijanto diketahui mempunyai hubungan yang kurang harmonis dengan Fauzi Bowo selama medampinginya memimpin DKI Jakarta. Prijanto pernah menuliskan buku tentang korupsi yang dilakukan Foke yang akhirnya dijadikan dasar pelaporan sebuah LSM ke KPK.
Puncaknya, Prijanto juga pernah mengajukan pengunduran diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Namun, DPRD menolak permintaan Prijanto sehingga dia terpaksa terus melanjutkan tugasnya itu hingga masa jabatannya berakhir.
Berikut isi pesan singkat yang diterima oleh salah satu timses Jokowi yang diduga dikirimkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto.
“Harapan saya pd hari coblosan besok: 1. Partisipasi pol masy jkt maksimal. Golput seminimal mungkin, dibawah angka putaran pertama. 2. Pelaksanaan JURDIL dan LUBER. 3. Selama pelaksanaan sd selesai dan sd hari2 berikutnya, jakarta tetap aman. 4. Siapapun yg menang , masyarakat menyadari, itulah keputusan demokrasi dan Keputusan dari Tuhan YME. Mengapa ? Krn masy dibilik sendirian, tdk ada yg mempengaruhi. Dan ujung kesadaran ini, masy menerima dan selanjutnya seiasekata utk membangun "jkt baru" bersama Gub & Wagub terpilih. (Prijanto)“
(ysw)