
Marieska Harya Virdhani
Sindonews.com - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih nantinya harus mampu memenuhi harapan warga Jakarta dalam penyelesaian sejumlah persoalan Ibu Kota, seperti banjir, macet, dan persoalan sosial budaya lainnya.
Sosiolog Perkotaan dari Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Soemantri mengatakan, Gubernur DKI Jakarta terpilih harus memiliki sensitivitas dalam mengakomodir harapan masyarakat Ibu Kota. Dia pun menantang kedua pasangan calon untuk mewujudkan ekspektasi tersebut.
"Banyak hal, seperti tidak ada toleransi dengan kemacetan yang selama ini, seolah tak ada koordinasi dengan pemerintah daerah. Infrastruktur harus terus diperbaiki, jadi diperlukan gubernur yang punya sensitivitas. Karena kemacetan terlampau parah, dan perlu dibangun transportasi massal yang memerlukan biaya besar. Baru kemudian terlihat leadershipnya seperti apa," katanya kepada wartawan di Depok, Jawa Barat, Minggu (16/9/2012).
Dia mengungkapkan, permasalahan kemiskinan di Jakarta juga harus mampu dituntaskan gubernur terpilih nanti. "Banyak fakta menunjukkan di banyak tempat tanah kosong milik swasta, banyak didirikan rumah-rumah pendatang musiman, ini harus dihadapi dan ditangani," ujarnya.
Begitu juga dengan persoalan tata ruang wilayah Jakarta yang menurut Gumilar, masih perlu gerakan massive untuk membangun Jakarta. Kemudian, persoalan banjir yang harus diselesaikan dengan mulai melakukan hal yang sederhana, yakni memperhatikan permasalahan di wilayah hulu.
"Cek dari hulunya, rumah, saluran air, sungai-sungai, ketinggian, dan elevasinya. Sumur resapan harus dibangun, kalau dilakukan tak massive tak bisa jadi solusi. 1930 kan Jakarta sebenarnya sudah rapi, coba sungai dibersihkan, sistem pembuangan sampah diatur. Mesti ada tata aturan yang jadi terobosan," tandasnya.
(lil)