Hot Topic Mana Cocok, ERP atau Ganjil-genap?

Pilgub DKI 2012

Iberamsyah: Jokowi-Ahok belum mampu bereskan Jakarta

Muhammad Sahlan

Kamis,  13 September 2012  −  04:26 WIB
Iberamsyah: Jokowi-Ahok belum mampu bereskan Jakarta
Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Sindonews.com)

Sindonews.com - Permasalahan di Ibu Kota Jakarta tidaklah mudah seperti daerah-daerah lainnya. Permasalahan Jakarta sudah begitu kompleksnya, sehingga membutuhkan pemimpin yang serius menuntaskan dan membereskan permasalahan tersebut.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Iberamsyah menggambarkan, pasangan calon Gubernut dan wakil Gubernur DKI Jakarta Jokowi-Ahok belum memiliki reputasi yang kuat untuk menyelsaikan masalah Ibu Kota yang sangat kompleks.

"Saya rasa belum ada track rekord untuk menyembuhkan penyakit-penyakit kronis kota besar. Orang Jakarta itu seperti orang sakit yang belum benar-benar berupaya menyembuhkan penyakitnya," ujar Iberamsyah di Jakarta, Rabu (12/9/2012).

Dia menambahkan, sejuah ini kampanye yang dilakukan pasangan calon yang diusung Partai Indonesia Demokrasi perjuangan (PDIP)- Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut masih sebatas perkataan.

"Lah sejauh ini kan baru sebatas katanya saja. Bahwa dia bisa menyembuhkan banjir, pengangguran, dan sebagainya. Tapi faktanya di Solo masih banjir, penggangguran tinggi, pertumbuhan  ekonomi juga lambat," terangnya.

Iberamsyah juga menilai Ahok belum teruji dan cenderung selalu ingin naik tingkat dalam hal jabatan. Karena itu, lanjut dia, orang Jakarta sebenarnya sedang bertaruh terlalu besar dalam Pilkada DKI ini.

Jika kemudian memilih Jokowi-Ahok, kata dia, maka orang Jakarta akan menghabiskan seluruh yang dimilikinya hanya untuk membayar harapan penyakitnya bisa disembuhkan oleh dua orang tersebut.

"Makanya menurut saya, Jokowi-Ahok bukan jawaban atas penyakit kota Jakarta,"  tandasnya.

 

(mhd)

shadow