Hot Topic Mana Cocok, ERP atau Ganjil-genap?

Pilgub DKI 2012

200 relawan Awaslupadu disebar ke TPS

Rico Afrido

Senin,  9 Juli 2012  −  21:24 WIB
200 relawan Awaslupadu disebar ke TPS
Ilustrasi (dok:Istimewa)

Sindonews.com - Sebanyak 200 relawan Pengawasan Pemilu Terpadu (Awaslupadu) Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 akan  diterjunkan ke masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu 11 Juli 2012 nanti. Para relawan itu, banyak berasal dari Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Kepemudaan (OKP).

Kasubag Hubungan Antar lembaga Badan Pengawsa Pemilu Hilton Tampubolon mengatakan, sebelum melakukan pengawasan dan pemantauan ke berbagai TPS yang ada di DKI Jakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berdirinya Awaslupadu akan mengadakan Apel siaga sebagai bekal relawan.

"Apel siaga akan dilaksanakan pada Selasa 10 Juli 2012. Masing-masing OKP dan Ormas diwajibkan mengirim anggotanya sekitar 20 orang dari 10 Ormas dan OKP," ujar Hilton kepada wartawan di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2012).

Adapun kesepuluh Ormas dan OKP tersebut adalah FKPP, HMI, GMNI, PMII, PMKRI, Hikmah Budhi, GMKI, PII, FK LMK, Kammi dan BKPRMI. Selain Ormas dan OKP, Bawalu juga bekerja sama dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta yang menurunkan relawannya sebanyak 801 orang.

Dengan diterjunkannya ratusan relawan tersebut, pihaknya berharap warga DKI Jakarta bisa menunaikan hak demokrasinya dengan baik untuk menentukan hak pilihnya pada pasangan calon yang telah diputuskan KPU DKI Jakarta.

Sementara itu, Ketua Badan Kordinasi Pemuda Masjid Republik Indonesia (BKPRMI) DKI Jakarta Agus Sudono berharap, ada partisipasi masyarakat melakukan pembersihan alat peraga dari semua pasangan calon demi keindahan lingkungan Jakarta.
Karena sampai saat ini alat peraga atau atribut kampanye tersebut masih menghiasi sejumlah daerah DKI Jakarta.

Awaslupadu juga menemukan iklan layanan masyarakat dari pemerintah DKI Jakarta yang terindikasi memilki kesan kuat akan program salah satu kandidat.

"Bahkan aktifitas para tim sukses dalam mempengaruhi pilihan warga juga masih kental dengan intimidasinya. Sebab banyak laporan warga yang masih belum menerima undangan pemilihan untuk datang ke TPS," ujarnya.

Untuk itu, Awaslupadu meminta partisifasi masyarakat untuk aktif mencari tahu keberadaan surat undangan ke RT/RW dan kelurahan setempat. Karena Awaslupadu dalam memantau berbagai pilkada, bukan hanya di DKI Jakarta saja, tetapi di seluruh Indonesia.

Maka dari itu, jika masyarakat menemukan berbagai pelanggaran dan tidak dilibatkan dalam proses Pilkada dapat melaporkan kepada posko Awaslupadu di nomor fax:021-3915230, 021-3902553 atau memberikan email ke awaslupadu_bawaslu@yahoo.com.

 

(san)

shadow