alexa snippet

Perjalanan Karier Politik Ahok hingga Jadi Gubernur DKI

Perjalanan Karier Politik Ahok hingga Jadi Gubernur DKI
Basuki T Purnama (Ahok). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Basuki T Purnama seorang yang lahir dari keluarga keturunan Tionghoa 50 tahun silam. Kerap disapa Ahok, pria kelahiran Manggar itu dikenal sebagai anak yang menghormati kedua orangtuanya.

Dari ayahnya, alm. Indra Tjahaja Purnama, Ahok ingin membantu orang yang kesusahan. Kepada Ahok, mendiang ayah menyebut jika ingin membantu orang yang kurang mampu maka jadilah seorang pejabat.

Singkat cerita, Ahok memulai karier politiknya pada tahun 2004. Ia maju menjadi calon legislatif tingkat kota di Belitung Timur dengan bergabung dibawah bendera Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009.

Hanya menjabat selama tujuh bulan menjadi anggota DPRD DKI, Ahok kemudian maju sebagai calon Bupati Belitung Timur di tahun 2005. Akhirnya Ahok menjabat Bupati Belitung Timur periode 2005-2010.

Ahok juga pernah jatuh, setelah menjadi Bupati kurang lebih dua tahun, Ahok mencoba untuk maju sebagai Gubernur Bangka Belitung pada tahun 2007. Namun Ahok gagal dan menuding adanya manipulasi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

Ahok juga tidak menyelesaikan jabatannya sebagai Bupati Belitung Timur. Hal ini karena Ahok maju pada Pemilu Legislatif tahun 2009 dari partai Golongan Karya dan terpilih serta duduk di Komisi II DPR-RI.

Tak menghabisi jabatannya sebagai anggota DPR-RI, Ahok malah menjadi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pada periode 2012-2017 bersama Joko Widodo. Diusung dari PDIP dan Partai Gerindra, Jokowi-Ahok terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur pada 15 Oktober 2012.

Jokowi akhirnya menjadi Presiden pada November 2014. Namun jalan Ahok tak langsung berjalan mulus untuk naik menggantikan Jokowi, penolakan dari beberapa fraksi di DPRD DKI dan Front Pembela Islam (FPI) agar bukan Ahok yang menjadi Gubernur.

FPI dan gerakan lainnya meminta agar DPRD DKI segera membuat Ahok mengundurkan diri dari jabatannya. Namun hal itu tidak terjadi, Ahok tetap dilantik menjadi Gubernur DKI oleh Presiden Joko Widodo pada 19 November 2014 di Istana Negara setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur sejak 16 Oktober hingga 19 November 2014.

Gonta-ganti Pejabat

Pada tanggal 2 Januari 2015, Ahok melakukan lantik copot besar-besaran di kalangan Pemprov DKI. Ribuan pejabat itu dilantik di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.
halaman ke-1 dari 3
views: 4.219
loading gif
Top