alexa snippet

Hadiri Syukuran Warga Bukit Duri, Anies Akan Jalankan Putusan PTUN

Hadiri Syukuran Warga Bukit Duri, Anies Akan Jalankan Putusan PTUN
Anies Baswedan memotong tumpeng sebagai wujud syukur warga atas kemenangan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Foto/Yorri Farli/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Ratusan warga korban penggusuran Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan gelar syukuran pascamemenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta beberapa waktu lalu. Pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan-Sandiaga Uno siap laksanakan seluruh hasil PTUN.

Berdasarkan pantauan, ratusan warga korban penggusuran Bukit Duri mengadakan acara syukuran dengan pemotongan nasi tumpeng di samping aliran Sungai Ciliwung. Kegiatan yang dimulai sejak siang tersebut turut menghadirkan beberapa tokoh masyarakat, seperti Romo Sandiawan Sumardi, Marco Kusumawijaya, Chusnul Mar'iyah, Nursyahbani Katjasungkana, dan Elisa Sutanujaya.

Cagub bernomor urut 3 Anies Baswedan pun turut hadir dalam kegiatan syukuran yang diiringi dengan pembacaan deklarasi aspirasi dan penandatangan kontrak politik kepada Anies.

Nursyahbani sebagai perwakilan dari Liga Perempuan untuk Keadilan Sosial menyatakan, konsep tanah milik negara diadopsi sejak pemerintahan kolonial, yaitu mereka yang tidak bisa menunjukkan kepemilikan tanah, akan diambil alih oleh negara. Perempuan yang aktif dalam masalah perkotaan di LBH sejak 1980 ini menegaskan, Pemda Jakarta saat ini tidak bisa memberikan dokumen mana saja tanah milik negara tersebut.

"Konsep saat ini berubah. Negara menguasai bukan dengan memiliki. Menguasai artinya mengatur hubungan hukum, sehingga mereka yang tidak punya tanah harusnya pemerintah proaktif memberikan tanah. Bukan dengan cara menggusur," tegas Nursyahbani di lokasi, Senin 9 Januari 2017.

Senada dengan hal tersebut, Elisa Sutanujaya menyatakan, permasalahan tata ruang kota Jakarta selama ini tidak adil karena tidak melibatkan perencanaannya dengan warga.

"Solusinya adalah setiap rencana tata ruang kota harus dibicarakan dengan para ahli, warga juga pemerintah. Selain itu semua perencanaan yang ada selama ini harus diaudit," ujarnya.

Menangapi hal tersebut, Anies menegaskan, apabila diamantkan menjadi pemimpin DKI bersama Cawagub Sandiaga Uno 2017-2022, dirinya akan melaksanakan seluruh hasil isi PTUN. Bahkan, mantan Menteri Pendidikan ini berjanji bukan hanya memberikan ganti rugi yang layak, namun berkomitemen membangun pemukiman Bukit Duri yang aman dan nyaman.

"Saya sampaikan insya Allah langkah pertama adalah melaksanakan seluruh isi hasil PTUN ini. Bukan hanya diberikan ganti rugi yang layak. Bukan hanya rumah yang hadir, tapi juga sekolah yang berkualitas untuk meningkatkan kesejahteraan warga," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anies menegaskan, ketidakadilan di Jakarta tidak boleh berlangsung kembali. Sebab, dalam menata pemukiman, terdapat benda hidup yang harus dilibatkan dalam penataan.
halaman ke-1 dari 2
views: 6.046
loading gif
Top