alexa snippet

Budayawan Gelar Drama Kolosal Sejarah Kota Depok

Budayawan Gelar Drama Kolosal Sejarah Kota Depok
Salah satu peseserta pawai Depok Night Parade mengenakan pakaian ala burung Merak.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A+ A-
DEPOK - Dewan Kesenian Depok (DKD) menggelar drama kolosal Opera Depok dalam Depok Night Parade (DNP) malam tadi. Drama kolosal ini menceritakan sejarah serta para pahlawan Kota Depok. 

Jalanan di area Grand Depok City terutama depan panggung dipadati penonton pada Minggu, 18 November 2016 malam tadi. Opera yang mengambil tema sejarah Kota Depok ini, mampu membius penonton untuk menyimak alur cerita yang menampilkan tokoh-tokoh pahlawan Depok.

Ketua Umum DKD Nuroji mengatakan, salut akan antusiasme penonton yang mayoritas adalah warga Depok. Terlihat penonton menyimak jalan cerita, karena rasa ingin tahu siapa-siapa saja pahlawan dari Depok. Terbukti, sepanjang pertunjukkan tidak ada satu pun penonton yang beranjak dari tempatnya.

Nuroji mengungkapkan, warga Depok hanya tahu sejarah Depok pada cerita Cornelis Chastelin. Padahal ada juga kisah Gong si Bolong, yang dahulu kala ada seorang putri raja penyuka seni. Orang tuanya tidak menyukai sang putri pada dunia seni, hingga dikutuk menjadi gong.

Meski sudah bolong namun gong tersebut mampu mengeluarkan alunan suara yang indah. "Makanya namanya Gong si Bolong, itu ceritanya sebuah kutukan. Cerita zaman dulu kala," ungkap Nuroji kepada wartawan.

Nuroji menuturkan, penampilan 100 pemain yang terdiri penari dalam Opera Depok, patut diapresiasi. Apalagi pemain adalah warga biasa, yang belum memiliki pengalaman di dunia akting.

Kedepannya, Nuroji akan membuat pertunjukkan dengan menceritakan lebih detail pada satu tokoh. Misalkan Tole Iskandar dan kehidupannya. "Bisa berupa lenong atau apa saja, jadi lebih spesifik," ucapnya.

Dewan Kesenian Depok sendiri menampilkan lima kesenian dalam giat ini. Seperti melukis, teater, sastra, lawak, Gong si Bolong dan opera.
Pertunjukan yang disutradarai Asrizal Nur yang merupakan budayawan kondang. Sedangkan ide cerita dari Nuroji yang juga seorang budayawan Depok.

"Kami mengangkat sejarah Kota Depok agar warga Depok tidak lupa akan sejarah kotanya. Apalagi, yang menonton Depok Night Parade itu tak hanya dari Kota Depok," kata Nuroji.

Pertunjukan berdurasi 35 menit ini berisi cerita tentang perjalanan Kota Depok dari pertengahan Abad 16 saat ditemukannya Gong (Gong si Bolong) yang merupakan ikon Kota Depok tertua hingga Depok menjadi kota otonom dengan Wali Kota otonom pertama Badrul Kamal.
halaman ke-1 dari 2
views: 4.380
loading gif
Top