alexa snippet

Elektabilitas Turun Drastis, Djarot: Ra Popo

Elektabilitas Turun Drastis, Djarot: Ra Popo
Jamuan makan berbayar merupakan salah satu kegiatan yang diadakan Ahok-Djarot dalam rangka menggalang dana kampanye. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat menanggapi elektabilitasnya dengan Ahok yang mengalami penurunan secara drastis. Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei Lembaga Poltracking mulai dari 7-17 November 2016

"Ya enggak apa-apa toh, ra popo. Berarti kami harus turun ke bawah (masyarakat)," katanya di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Wakil Gubernur nonaktif ini yakin, kalau elektabilitasnya akan naik sendiri pada waktunya. "Nanti naik sendiri, nanti Januari naik sendiri," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Djarot lebih mempercayai hasil ril Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 ketimbang hasil survei. "Tunggu saja tanggal 15 Febuari," ujarnya. (Baca: Kasus Penistaan Agama, Elektabilitas Ahok-Djarot Turun Drastis)

Sekadar diketahui, Lembaga Poltracking yang melakukan survei mulai dari 7-17 November 2016 dengan menggunakan metode multi-stage random sampling terhadap 1.200 responden. Hasil survei itu menyatakan elektabilitas Ahok-Djarot mengalami penurunan drastis.



(mhd)
dibaca 6.242x
loading gif
Top