alexa snippet

DKI Harus Kebut Pembangunan RTH Kalijodo

DKI Harus Kebut Pembangunan RTH Kalijodo
Ilustrasi, penggusuran Kalijodo. (Sindophoto)
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membongkar 358 bangunan di kawasan esek-esek Kalijodo. Nantinya tanah seluas 1,3 hektare itu akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan sebaiknya Pemprov DKI segera kebut pengerjaan RTH Kalijodo.

"Kita harapkan begitu diratakan dengan tanah, minimal tanah diolah dan dipasang rumput serta pagar BRC. Sehingga seminggu sudah berubah kesannya," kata Joga saat dihubungi Sindonews, Kamis (3/3/3016).

Kesan yang selama ini melekat pada Kalijodo yakni menyeramkan karena dikabarkan banyak preman-preman, bar yang berisi minuma keras, serta judi dan pelacuran.

"Paling tidak masyarakat sudah bisa menghilangkan kesan negatif yang sudah melekat dimemori," tambahnya.

Joga melanjutkan, jika memang mau difungsikan sebagai RTH atau tempat wisata, memang membutuhkan waktu yang lama. Langkah-langkah itu sebagai awalan membuat sebuah RTH dari lokalisasi Kalijodo.

"Langkah tadi itu awalannya, untuk bisa menjadi RTH terpadu tentu membutuhkan waktu yang cukup lama," tutupnya.

Sebelumnya Wakil Gubermur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau pembongkaran Kalijodo pada 29 Februari 2016. Dalam kesempatan itu, Djarot mengatakan akan segera menyulap Kalijodo menjadi taman yang ramah lingkungan dan juga sebagai sarana olahraga warga ibukota.



(ysw)
views: 4.405
loading gif
Top